Uncategorized

Dr.Eng.Khoirul Anwar – Pembawa 4G Lite di Bumi Pertiwi

Teknologi semakin membawa pengaruh besar terhadap kehidupan manusia. Penyebaran informasi dan pemerolehan informasi menjadi sesederhana membawa ponsel berbentuk kotak kecil yang bisa di bawa dan diletakkan di saku celana. Asalkan koneksi internet cepat, semua bisa di dapat. Jaringan internet yang awalnya menjadi hambatan kini bisa teratasi dengan mudah. Di setiap desa terpencil sekalipun kini sudah bisa di rasakan kecepatan koneksi internet. Tidak bisa di pungkiri perkembangan tersebut ada karena pengaruh dari beberapa orang yang mau memperdulikan orang lain.

Ketika negara lain sudah menggunakan Long Term Evolution (LTE) sejak lama, Indonesia baru akrab dengan istilah tersebut pada awal 2014. Meski tertinggal dalam hal teknologi, tetapi Indonesia perlu bangga karena ada orang Indonesia yaitu Dr. Eng. Khoirul Anwar, penemu konsep dua Fast Fourier Transform (FFT) yang di kemudian hari dipakai dalam teknologi 4G LTE.

Berbicara sebuah inspirasi dari orang – orang besar memang terkadang terdengar aneh. Sama halnya dengan berbicara inspirasi Khoirul Anwar saat menemukan inspirasi menemukan 4G. Dari berbagai sumber di katakan bahwa Khoirul Anwar terinspirasi dari film dragon ball. Ketika inspirasi itu hanya sebuah angan yang belum terwujud, bisa saja ia mendapatkan banyak cacian dan makian tetapi ia tetap berusaha mewujudkan mimpinya itu. Sampai akhirnya ia berhasil menemukan konsep 4G dan kemudian orang – orang bersorak bertepuk tangan dan berebut menjabat tangannya.

Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang. Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.“Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk “A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.”[1]

Dr. Prof. Khoirul Anwar (lahir di KediriJawa Timur tahun 1978) adalah seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).

Ia telah menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform (FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.

Teknologi ini (beserta modifikasinya untuk multiple access) menjadi basis dari single carrier frequency division multiple access (SC-FDMA) yang dipakai pada uplink 4G LTE. Keuntungan dari penggunaan dua FFT tersebut adalah: (1) mampu meminimalkan dinamic range power sehingga efisien dan tahan terhadap nonlinearity pada amplifier, dan (2) untuk mendapatkan efek frequency diversity (karena FFT kecil/pertama melakukan “spreading” atau redundansi yang disebar ke seluruh subcarrier di (I)FFT besar/kedua) sehingga meminimalkan error pada penerima. Teknik ini sangat bermanfaat untuk sistem komunikasi broadband yang disertai dengan channel coding (karena efek broadband menyebabkan terjadinya frequency selectivity yang baru bisa diambil manfaatnya dengan menggunakan channel coding). Teknik ini telah dipatenkan tahun 2005 dengan mendapatkan full support (dana) dari pemerintah Jepang.

Dr. Khoirul Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Pria kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung, lulus dengan predikat cumlaude pada tahun 2000, wisudawan terbaik sekolah teknik elektro dan informatika (STEI) dan tiga wisudawan terbaik se-ITB tahun 2000. Sebagai bentuk penghargaan Khoirul didaulat menjadi pembicara pada wisudawan ITB, Oktober 2000. Setelah bekerja di perusahaan IT di Jakarta selama sekitar dua tahun, Khoirul kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar M. Eng pada tahun 2005 serta Dr. Eng pada tahun 2008.

Pendidikan

Penguasaan teknologi menjadi sangat penting bagi setiap orang. Banyak hal yang dapat dilakukan ketika bisa menguasai teknologi. Salah satunya yaitu programming yang menjadi bagian penting dalam mengoperasikan teknologi. DumetSchool menawarkan pelatihan pemrograman bagi yang ingin bisa menguasai teknologi dengan baik.

[1] http://bio.or.id/biografi-khoirul-anwar-penemu-4g/ Di akses pada tanggal 23 Oktober 2017

[2] https://id.wikipedia.org/wiki/Khoirul_Anwar#Pendidikan di akses pada tanggal 23 Oktober 2017.

Uncategorized

Kesendirian

Aku bagaikan orang dinegeri seberang

Tak pernah dianggap dan diharapkan

Namun…

Aku tak mampu berkata apa-apa

Semua hanya bisa kujalani sepenuh hati

Teman dan sahabat

Bagaikan fatamorgana

Tidak pernah mau mengerti semua yang kurasakan

Ingin rasanya ku curahkan semua itu

Namun aku hanya bisa memendam didalam hatiku

#NulisRandom2017

Uncategorized

Hajar Aswad

Hajar Aswad sudah tidak asing untuk didengar setiap orang, baik muslim maupun non muslim. Hajar Aswad adalah sebuah batu besar berwarna hitam yang terletak di ka’bah. Setiap muslim yang pergi naik haji ingin selalu mencium Hajar Aswad seperti yang dilakukan Rasulullah. Bahkan Umar bin Khaththab ketika didepan Hajar Aswad berkata, ”Saya tahu engkau adalah batu. Andaikata aku tidak melihat Rasulullah menciummu, tentu aku tidak akan menciummu”. Ucapan Umar bin Khaththab tersebut menambah percayanya umat muslim bahwa mencium Hajar Aswad pada saat menunaikan ibadah haji adalah salah satu sunnah Rasul yang harus diikuti. Jika Hajar Aswad diartikan sebagai batu hitam seperti istilah yang berkembang saat ini, lalu apa keistimewaan Hajar Aswad? Bukankah kita juga sering menemukan batu hitam disekitar kita? Apakah batu hitam yang kita temui itu juga disebut Hajar Aswad?

Awal pembuatan Ka’bah pada masa Nabi Ibrahim, Hajar Aswad diturunkan ke bumi dengan warna putih bukan warna hitam seperti yang kita lihat sekarang. Jika kita mengartikan Hajar Aswad sebagai batu hitam, kita akan menganggap bahwa Hajar Aswad memilki banyak nama sebelumnya. Seperti pada saat pertama kali turun bisa saja Hajar Aswad bernama Hajar Abyad yang artinya batu putih. Kemudian masa berikutnya terjadi perubahan warna batu dan diikuti peruahan nama batu, begitu seterusnya. Namun sejak masa Nabi Ibrahim sampai masa Nabi Muhammad nama itu tidak berubah, Hajar Aswad. Maka penamaan Hajar Aswad bukan karena warna batu tersebut hitam. Adapun warna putih pada masa Nabi Ibrahim yang kemudian berubah sekarang batunya berwarna hitam itu disebabkan karena tingkah laku manusia atau karena banyak dosa yang telah diperbuat oleh manusia di bumi.

Kita telah mengetahui bahwa batu atau batuan di dunia terdiri dari berbagai macam. Pada umumnya, jenis batuan ada tiga yaitu batuan beku, batuan sedimen atau batuan endapan dan batuan metamorf atau batuan malihan. Batuan beku yaitu batuan yang terbentuk karena  pembentukan magma dan lava yang membeku. Batuan sedimen atau batuan endapan adalah batuan yang terbentuk karena pengendapan atau hasil pelapukan dan pengikisan batuan yang dihanyutkan oleh air atau terbawa oleh tiupan angin kemudian endapan ini menjadi keras karena tekanan atau ada zat yang merekat pada bagian – bagian endapan tersebut. Batuan metamorf atau batuan malihan yaitu batuan yang berasal dari batuan sedimen dan batuan beku yang mengalami perubahan karena panas dan tekanan. Namun, Hajar Aswad bukan salah satu dari jenis batuan tersebut. Bukan pula menjadi bagian dari batu akik yang sekarang sedang menjadi pusat perhatian banyak orang.

Hajar Aswad merupakan batu pemimpin atau batuan pimpinan dari berbagai macam batu di dunia. Seperti manusia, manusia terdiri dari berbagai suku, bangsa, rasa dan bahasa. Namun manusia memilki satu pimpinan yang mulia yaitu Nabi Muhammad SAW. Begitu pula dengan batu atau batuan. Batu didunia ini tidak hanya sekedar berdiri sendiri tanpa adanya pemimpin. Mereka memiliki batu pimpinan yaitu Hajar Aswad. Hajar Aswad memiliki sebuah keistimewaan yang tak dimiliki oleh batuan lain didunia. Persepsi Hajar Aswad adalah batu hitam kita hilangkan menjadi batu pemimpin atau batu pimpinan. Karena jika kita masih memaknai Hajar Aswad sebagai batu hitam, Hajar Aswad tersebar diseluruh dunia.

Beginilah penjelasannya, kita tidak bisa menafsirkan sebuah bahasa asing hanya melalui arti per kosa kata, terlebih bahasa itu berasal dari bahasa Arab. Bahasa Arab mempunyai berbagai macam kaidah yang memiliki arti berbeda. Jika kita mengambil kaidah yang tidak sesuai maka akan terjadi kesalahan dalam memahami makna bahasa. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui arti mendalam mengenai Hajar Aswad melalui kaidah nahwu – shorof yang ada dalam tata bahasa Arab supaya persepsi tentang Hajar Aswad yang selama ini kita artikan batu hitam berubah menjadi arti Hajar Aswad yang sesungguhnya.

Secara bahasa Hajar Aswad berasal dari dua kata bahasa Arab yaitu Hajar dan Aswad. Dalam kamus Almunawwir, kata Hajar berarti batu dan kata Aswad berarti hitam. Jika kedua kata tersebut digabungkan menjadi sebuah nama, maka bisa diartikan sebagai batu hitam. Arti istilah itu memang sudah sangat umum dan sudah begitu dikenal oleh masyarakat seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia atau Asia Tenggara saja tetapi seluruh penjuru dunia. Namun pemaknaan tersebut belum tepat pada arti Hajar Aswad yang sesungguhnya.

Dalam tata bahasa Arab, Hajar memang diartikan sebuah batu atau batuan. Namun, Aswad bukan diartikan sebagai salah satu nama warna melainkan sebagai Isim Tafdhil. Wazan dari Isim Tafdhil yaitu Af’alu. Isim Tafdhil mempunyai arti lebih atau paling. Sebagai contoh Jayyidun mengikuti wazannya maka Ajwadun. Jayyidun yang berarti baru menjadi paling baru. Kita ambil kata Sayyidun yang artinya bagus mengikuti wazan Aswadun kemudian berubah artinya menjadi lebih bagus atau paling mulia atau dengan kata lain diartikan sebagai pemimpin. Jadi Arti Hajar Aswad bukan sekedar batu hitam tetapi batu pemimpin atau batu yang mulia.

 

#NulisRandom2017

Uncategorized

Erdogan – Pembangkit peradaban Islam di Masa Modern

Recep Tayyip Erdoğan lahir di IstanbulTurki26 Februari 1954. Ia adalah seorang politikus Turki yang menjabat sebagai Presiden Turki sejak 2014. Sebelumnya, ia menjabat Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003 sampai 28 Maret 2003 sampai 28 Agustus 2014. Ia juga seorang pemimpin Adalet ve Kalkinma partisi (AKP, atau partai keadilan dan Pembangunan). Pada tahun 2010, Erdogan terpilih sebagai muslim paling berpengaruh di dunia yang kedua. (Sumber :Wikipedia Indonesia)

Siapakah Erdogan sebenarnya? Dalam sebuah khutbah, Ustadz Abdul Somad, Lc, MA menjelaskan bahwa Erdogan merupakan alumni Madrasah Imam wa Khatib. Melalui sekolah imam dan khatib lolos dari penghapusan Mustafa Kemal Ataturk ini, ia dididik ilmu agama hingga menjadi pemimpin besar seperti saat ini.

Teman, di era globalisasi tokoh muslim pemberani seperti erdogan sangat kita butuhkan. Kita harus berani ketika apa yang kita bela itu memang benar dan perlu pembelaan. Kita tidak perlu takut. Tapi keberanian yang kita tunjukkan bukan asal berani dengan tangan kosong. Kita harus mempersiapkan diri dengan berbagai pengetahuan tinggi yang memadai dan kemampuan teknologi serta retorika yang mampu memberikan empati agar banyak dukungan.

Langkah – langkah nyata yang di lakukannya sangat mengguncangkan hati. sekitar tiga bulan yang lalu, untuk pertama kalinya aku mengetahui seorang tokoh Islam luar biasa bernama “Erdogan”. Saat itu ada rasa penasaran yang sangat besar di dalam otakku. Akupun mendengar penjelasannya dengan sangat seksama. Dari penjelasan yang di berikan temanku saja sudah sangat luar biasa menggetarkan hati. Segera setelah temanku pulang, aku mengetik nama “Erdogan” di youtube. Sangat banyak sekali video tentang beliau. Satu persatu aku menontonnya. Sungguh! Aku kembali merasakan rasa takjub. Keberaniaannya berpendapatnya. Kewibawaannya. Entah apa lagi yang bisa aku ungkapkan. Tokoh ini sudah sangat sulit di cari di dunia. Membela kebenaran dengan gigih tanpa memperdulikan kedudukan orang lain yang membela sesuatu yang tidak benar.

Pada masa pemerintahannya, saat Qatar diembargo oleh negara-negara Teluk, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tampil memberikan pembelaannya. Erdogan segera menelepon Emir Qatar Syaikh Tamim bin Hamad al Tsani, menyampaikan kesiapan Turki memasok seluruh kebutuhan Qatar selama diembargo.

Saat pemimpin negara lain bertekuk lutut pada Israel, Erdogan berani menunjuk wajah Shimon Peres seraya mengatakan “inilah orang yang membunuh anak-anak Palestina” lalu menghinakan pemimpin Israel itu dengan meninggalkannya.

Aku masih sangat ingat dengan baik ucapan dari temanku saat mengakhiri kisah Erdogan padaku, “Kita hidup di dunia yang sangat kejam. Semua bisa di dengar dan diakui saat kita memiliki kekuasaan tinggi. Dan kekuasaan itu bisa kita dapatkan saat kita memiliki intelektual tinggi, teknologi canggih dan retorika yang menarik empati”.

Ketika sebuah peradaban menghilang tanpa jejak memang hanya bisa di kembalikan dengan satu jalan yaitu intelektual. Karena sekarang perang bukan melalui genjatan senjata. Meski masih ada genjatan senjata yang kadang terjadi, tetapi perang dunia maya dan perang pengetahuan lebih berdampak besar pada sebuah peradaban.

 

#Tokoh #Inspirasi #Amazing

#NulisRandom2017

Uncategorized

Calon Imam Masa Depan

 

Wahai calon imamku di bumi Allah

Yang entah siapa dan ada dimana

Aku mencintaimu karena Allah dalam diam

Mungkin aku tak sanggup mencarimu lewat tatapan mata

Tapi tiap malam pipiku basah karenamu

Dan aku telah membuat Flowchart dalam hidup

Untuk memiliki arah dan tujuan yang jelas

Meski kau bersembunyi di balik awan kelabu penuh debu

Aku tak pernah menyerah untuk meraihmu

Seperti kalkulus yang tak pernah takut

Menarik sumbu x dan y setinggi langit

Perjalananku menemukanmu tak akan semudah linier

Semua mungkin akan serumit trigonometri dan limit

Tapi aku tak akan pernah menyerah

Aku selalu berharap pada Allah yang menciptakanmu

Berharap kita di pertemukan di waktu yang tepat

Karena aku yakin dengan kebenaran aljabar linier

Kebenaran akan selalu benar

Maka tulang rusuk akan kembali pada pasangannya

 

 

Pemalang, 07 Maret 2016

#NulisRandom2017

Uncategorized

Terimakasih atas kehadiranmu

Terimakasih telah hadir mengobati kegundahan

Terimakasih telah menuntutku mencari jalan di tengah kebingungan

Terimakasih telah memberi nasehat di setiap permasalahan
Terimakasih telah menegur perkataan, perbuatan dan sikapku yang kurang berkenan…
Terimakasih senja.. Semoga Allah selalu memberikan perlindungan

 

Maaf jika aku mengganggap semua istimewa

Aku tau kini kita tidak memiliki rasa yang sama

Saat ini hanya aku yang merasakan rasa ini dengan indahnya

Tapi aku tidak yakin dengan esok dan seterusnya

Bisa saja aku kehilangan rasa itu dan kamu baru merasakan semuanya

 

Kepada nama yang tertulis di Lauhul Mahfudz yang masih semu

Jika nama yang di takdirkan itu bukan kamu

Aku takut kita tak akan saling menyapa lagi saat bertemu

Atau bahkan aku mengabaikan Sang pemilik diriku

Hanya karena tidak menjadikanmu takdirku

 

Tapi tiap malam pipiku basah karenamu

Aku selalu berharap kepada Allah yang menciptakanmu

Agar kita menjadi sepasang hamba yang menjadi satu

Entah dimana dan kapan saja semoga bisa bertemu

Karena hanya kamu yang tetap ada didalam hatiku

 

 

 

Pemalang, 17 Juni 2017

 

#NulisRandom2017

Uncategorized

SENJA

Aku mengenalmu di penghujung hari

Ketika awan sedang menari bersama mentari

Kau ada di depanku tanpa permisi

Duduk berdampingan dengan secangkir kopi

Menikmati indahnya mentari tanpa basa – basi.

Aku masih ingat tiap detik yang kita lalui

Kau memberikan pesona yang menenangkan hati

Yang membuat rindu ini terbelenggu seperti jeruji

Yang berjalan menuju sejuknya embun pagi

Tapi kau tak pernah mengerti arti rindu ini

Meski hanya aku yang merasakan indahnya rasa ini

Aku selalu memohon kepada Tuhan pemilik hati

Agar kau yang akan melingkarkan cincin di jariku nanti

Tapi, jika akhirnya kita tetap tidak menjadi kekasih sejati

Setidaknya janganlah saling mengkhianati

 

 

#NulisRandom2017

Uncategorized

Kahlil Gibran – Sastrawan Dunia

 

Teman, siapa yang tidak mengenal sastrawan hebat yang satu ini, karyanya sudah mendunia dan mempengaruhi emosi pembaca dengan cepat. Aku mempunyai satu pesan yang begitu menarik dari Kahlil Gibran “Orang – orang optimis melihat bunga mawar bukan durinya sedangkan orang – orang pesimis terpaku pada duri dan melupakan mawarnya”. Benar – benar perlu dipahami bahwa orang sukses pasti selalu optimis. Mereka tidak pernah memandang duri mawar. Mereka selalu berusaha mampu melihat bunga mawar atau berusaha memetiknya. Meskipun mereka menyadari bahwa hal itu tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Artinya, setiap orang sukses pasti memiliki halangan untuk bisa di taklukkan. Mereka akan mengalami kegagalan. Mereka akan merasa terjatuh bahkan ke lubang yang paling dalam. Tetapi semua yang mereka alami tidak membuat mereka diam dan berlahan beralih ke jalan yang lain. Orang – orang sukses akan berani mengambil resiko atau mengambil keputusan dengan berani. Orang – orang sukses akan segera bisa bangkit dari keterpurukan dan kegagalan yang mereka alami.

Bukankah semua orang pernah mengambil keputusan dalam hidupnya? Tetapi, tidak semua orang pernah mengambil keputusan dengan berani. Tidak semua orang berani menghadapi resiko besar. Kebanyakan orang – orang gagal memang tidak bernyali atau bernyali terlalu tinggi tapi tidak mengetahui teknik menguasai resiko. Mereka mengambil resiko besar tapi tidak tahu aturan mainnya.

Pengambilan keputusan dengan berani bukan sekedar berani mengambil keputusan dengan cepat dan tanpa pertimbangan. Keputusan yang kita ambil harus di sertai dengan alasan – alasan logis dan perencanaan resiko. Misalnya dalam memutuskan untuk memulai berdagang. Pertama kita harus mengetahui kendala yang akan menjadi penghambat. Kemudian apa yang harus dikuasai dan apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan perdagangan dari kerugian. Jika hal – hal kecil seperti itu saja kita abaikan, seakan kita ingin memetik bunga mawar tidak melihat durinya bukannya mawar terpetik malah jari tertusuk duri. Oleh karena itu buatlah sebuah keputusan tepat penuh perencanaan yang matang dan melangkahlah secara berlahan.

Teman, kegagalan mempunyai dua mata, tergantung di nilai dari sisi yang mana. Orang – orang optimis akan memandang kegagalan sebagai guru yang terbaik menuju kesuksesan. Sedangkan orang – orang pesimis melihat kegagalan sebagai pukulan yang menghancurkan, seakan itu adalah akhir dari segalanya.

 

 

#Tokoh #Sastrawan #Inspirasi

#NulisRandom2017

 

Uncategorized

Soichiro Honda – Pendiri Honda Motor Company

Soichiro Honda lahir pada tanggal 17 November 1906 di Iwatagun (Sekarang Tenrryu City). Ayahnya  seorang tukang besi yang beralih menjadi pengusaha bengkel sepeda. Masa kanak – kanak banyak ia habiskan untuk membantu ayahnya di bengkel. Ketika memasuki usia sekolah, ia mengaku ulangan – ulangannya buruk. Ia tidak suka membaca ataupun mengarang. Menginjak kelas lima dan enam, bakatnya menonjol di bidang sains. Sesudah lulus SD, ia di kirim ke sekolah menengah pertama di Futumata yang tidak jauh dari rumahnya. Lulus dari sekolah menengh itu, ia melamar kerja di bengkel mobil dari Tokyo. Ia pun di terima dan berangkat kekota besar ditemani ayahnya.

Selama hidupnya, Ia di kenal sebagai penemu. Ia sudah memegang hak [aten lebih dari 100 penemuan pribadi. Yang pertama di temukannya adalah teknik pembuatan jari – jari mobil dari logam. Pada usia 22 tahun, ia kembali kerumah untuk menyiapkan bengkel perbaikan sendiri.

Meski ia hanya mendapatkan sedikit pendidikan, tetapi ia di kenal cerdas secara teknis. Ia merintis karir di bidang Industri sejak muda. Ia belajar otodidak berbagai hal melalui eksperimen mulai dari menjadi pekerja di bengkel mobil sampai memproduksi motor sendiri. Kesuksesannya itu tidak berjalan mulus. Ia pernah mengalami bangkrut berkali – kali. Mulai dari bencana alam, kebakaran dan penolakan dari pemerintah Jepang. Bahkan pernah menderita lilitan utang dan guncangan – guncangan dalam kehidupan rumah tangga.

Tapi teman, apa yang terjadi beberapa tahun setelah itu? Ia mampu menghasilkan lebih dari 470 penemuan dan 150 hak paten. Sekarang, kendaraan bermerk Honda bertebaran di mana – mana. Mutunya diakui secara internasional dan merajai pasar otomotif. Apakah semua itu bakal terwujud jika Soichiro Honda menyerah saat mengalami kegagalan? Tentu saja tidak.

Soichiro Honda selalu menekankan agar kita jangan melihat kesuksesan yang di raihnya dalam menggeluti industri saja. Tetapi, perhatikan kegagalan – kegagalan yang dialami. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tetapi mereka tidak mau melihat 99% kegagalan yang saya alami”, sekiranya begitu ungkapan motivasi dari Soichiro Honda. Sepertinya kita mendapatkan sebuah pesan bahwa kita jangan merasa ‘gagal’ walau kegagalan yang kita hadapi bertubi – tubi tanpa henti. Dan, perlu disadari bahwa sebanyak apa pun kegagalan yang kita hadapi, tidak mungkin bulat menjadi 100%. Yakinlah bahwa satu kesuksesan saja akan membuahkan kemenangan panjang. Kita boleh gagal dan berulang kali gagal, tetapi, jangan menjadi pribadi yang gagal.

Faktanya, tidak sedikit orang takut gagal. Tetapi siapa yang tidak pernah mengalami kegagalan dalam hidup? Satu – satunya langkah terbaik ialah jangan biarkan hidup berkahir sebatas kegagalan. Teruslah perbaiki kegagalan terdahulu, meskipun setelahnya masih harus berpetualang dengan kegagalan. Percayalah teman, jika kita tidak pernah menyerah dan putus asa dengan selalu melakukan pembaharuan maka kita akan semakin dekat dengan sebuah kesuksesan.

 

#NeverGiveUP #Tokoh #Motivation

#NulisRandom2017

Uncategorized

Kaulah Sayap Di Hidupku

Dewasa memang tidak memandang usia. Dewasa bisa tumbuh karena keadaan, seperti kakakku yang menjadi dewasa semenjak kedua orangtuaku meninggal dunia satu tahun yang lalu. Ia masih kelas dua SMA saat orangtuaku meninggal dan aku masih duduk di kelas dua sekolah dasar. Aku belum begitu mengerti arti kehilangan saat ayah dan ibu meninggal. Bahkan sampai sekarang aku masih mengharapkan ayah dan ibu kembali. Sekarang aku menyadari perjuangan kakak setelah satu tahun aku harus patuh dengan semua peraturan yang kakak berikan. Ingin kuucapkan kata maaf pada kakak saat mengingat kejadian setelah kedua orangtuaku meninggal. Dulu aku menganggap semua itu kekangan, sekarang aku mengerti itu bentuk kasih sayang kakak padaku.

“Arif… Ayo bangun, Arif bangun…” Ujar kakakku yang berusaha membangunkanku saat adzan subuh berkumandang.

“Hmmm…” Aku hanya memalingkan wajah.

“Arif, kakak mohon kamu bangun. Arif, kakak mohon. Sekarang kita hanya berdua di rumah ini. Tolong kamu ikuti kakak untuk sekarang, kakak juga harus masuk sekolah. Arif, kakak mohon kamu bangun” Pinta kakak sambil menangis.

“Iya ka, ini Arif bangun. Kenapa? Ada apa?” Jawabku lemas.

“Ayo kamu mandi dan sholat subuh. Setelah itu kamu pakai seragam sekolahnya dan sarapan”.

“Kakak… ini masih pagi sekali kenapa sudah siap-siap ke sekolah?” Tanyaku kesal.

“Arif, kakak mohon kamu patuh dengan ucapan kakak ya. Kakak harus memasak dan membersihkan rumah sebelum berangkat. Nanti setelah semua selesai kita berangkat, kamu kakak titipkan di rumah teman kakak dekat sekolah kamu. Kamu tunggu disana setelah pulang sekolah, nanti kakak akan menjemput kamu disana. Tolong patuh sama kakak” Jelas kakak.

Tanpa sepatah katapun aku beranjak dari kamar tidur menuju ke kamar mandi. Aku mengintip dari lubang kunci kamar mandi ternyata kakak begitu sibuk. Berlari kesana kemari menyapu lantai, kemudian berlari ke dapur memastikan api di tungku kompor tetap menyala dan menyiapkan alat makan di meja makan. Setelah aku selesai mandi kakak menghampiriku dan memberikan baju koko dengan sarung, menyuruhku untuk sholat subuh sendiri karena kakak sudah shalat terlebih dahulu.

“Kakak… Arif mau tidur lagi ya, kan masih pagi” keluhku selesai shalat subuh.

“Arif… kakak mohon kamu nurut sama kakak ya. Sini makan sayang” Rayu kakak yang sedang menyiapkan sarapan.

“Kenapa harus seperti ini ka, Arif lelah setiap hari seperti ini. Ayah dan ibu kemana kak. Sudah satu bulan Arif hanya dengan kakak. Arif rindu Ayah dan Ibu” Ujarku sambil menangis.

“Arif.. sini duduk dulu”. Perintah kakak padaku.

“Baiklah”

“Arif tau surga?”.

“Tidak” Jawabku singkat.

“Surga itu tempat indah yang Allah siapkan untuk orang yang taat dengan semua perintah-Nya. Ayah dan Ibu Insya Allah sekarang sedang disana”

“Kapan bisa pulang kesini ka?. Arif tidak akan meminta oleh – oleh apapun dari surga, Arif hanya ingin Ayah dan Ibu kembali” Pintaku.

“Tidak akan pulang kesini lagi. Mereka akan melihat kita dari atas, Arif harus rajin supaya mereka bahagia. Arif ikuti saja apa yang kakak katakan ya”

“Begitu ya ka”.

“Iya, sayang”.

“Baiklah, Arif akan ikuti semua yang kakak katakan”. Ujarku meski belum mengerti apa yang di katakan kakak tentang surga.

“Arif makan ya, kakak mencuci pakaian dulu”

“Kita makan bersama saja ka” Ajakku.

“Tidak, kakak belum lapar. Setelah selesai kamu pakai seragam sekolah ya”

“Iya ka”

Jam menunjukkan 05.30, aku berangkat sekolah dengan kakak naik motor. Sampai disekolah, suasana begitu sepi. Kakak menitipkanku pada temannya yang rumahnya tidak jauh dari sekolahku. Kak Ika namanya. Ia adalah teman baik kakak saat SD. Kak Ika sudah tidak sekolah lagi karena tidak ada biaya untuk melanjutkan pendidikan.

“Ika, nanti sepulang sekolah Arif aku titipkan disini ya. Atau setidaknya biarkan dia menungguku di depan rumahmu” Pesan kakakku pada temannya.

“Jangan begitu, nanti adikmu biar disini sampai kamu pulang. Aku akan menjaganya untukmu, Nita. Jangan seperti orang asing denganku ya”. Kata Kak Ika.

 

Setelah berpamitan denganku dan temannya, kakakku berangkat ke sekolah. Menunggu jam sekolah masuk aku diajak teman kakakku nonton kartun di televisi. Ia hanya tinggal dengan nenek dirumahnya, katanya ayah dan ibunya sibuk kerja. Tetapi tidak pernah pulang membawa uang banyak. Ia bercerita tentang kakakku, aku tidak begitu mengerti yang ia bicarakan. Aku hanya mengerti jika kakak adalah teman terbaiknya.

Tak terasa bel masuk telah berbunyi. Kak ika mengantarku sampai depan gerbang. Aku berlari menuju kelas bersama teman-teman. Melihat teman – teman yang diantar oleh orang tua masing – masing aku menjadi sedih mengingat Ayah dan Ibuku yang tak kunjung pulang kerumah.

Sepulang sekolah, aku menunggu kakak di rumah kak Ika. Aku menunggu kakak datang lama sekali. Sekolahku selesai jam dua belas dan kata kak Ika, kakakku selesai sekolah jam dua. Beruntungnya kak Ika memang orang yang baik hati. Aku bermain dengan kak Ika sampai terlelap tidur.

Ada suara motor yang mengusikku tidur, kurasa itu suara motor milik kakak. Aku langsung bangun dan mengintip dari jendela kamar. Ternyata itu memang benar kakakku. Aku segera berlari keluar dan memeluknya dengan erat. Kemudian kami berpamitan pada kak ika. Sesampainya dirumah kakak mengajakku untuk ke rumah tetangga yang memiliki usaha membuat kerajinan tangan. Kakak berniat untuk bekerja padanya, kakakpun diizinkan dan langsung membawa alat-alatnya kerumah untuk bisa dikerjakan dirumah.

Sesampainya dirumah kakak menyuruhku untuk tidak bermain keluar. Di desa kami memang sedang ramai berita penculikan anak kecil. Kakak takut aku akan di culik. Jadi, ia memilih mengekangku untuk tidak keluar rumah tanpa dirinya.

Sore hari aku menghabiskan waktu hanya menonton televisi. Sedangkan kakak sibuk membereskan rumah dan memasak untuk makan kami. Masakannya tidak begitu enak, terkadang rasanya hambar. Terkadang terlalu asin. Tapi, kami selalu menghabiskan makanan itu. Aku selalu ingat ketika sesuap makanan masuk kemulut kami dan kami selesai menelannya, kami kemudian menertawakan rasa masakan itu bersama. Kakak tidak marah padaku. Justru meminta maaf. Kemudian kami melanjutkan makan bersama sampai makanan itu tak tersisa sedikitpun.

“Arif, maaf ya masakan kakak rasanya tidak enak. Tapi setidaknya kita masih bisa makan. Arif tau diluar sana banyak sekali orang yang kekurangan makanan. Bahkan ada yang mencari makan di tempat sampah. Jadi mulai sekarang Arif tidak boleh membuang makanan sedikitpun selagi makanan itu halal dan tidak berbahaya”. Pesan kakak padaku saat kami selesai tertawa bersama.

“Iya kak, Tidak apa – apa. Rasanya tidak terlalu buruk. Besok pasti rasanya akan lebih baik”. Ujarku pada kakak.

Itu terjadi setiap hari pada kehidupanku dan kakakku semenjak Ayah dan Ibu meninggal.

*  *  *

Sekarang aku sudah sekolah kelas tiga SMP. Kakakku masih kuliah. Ia berusaha keras membagi waktu untuk bekerja dan belajar. Meski biaya yang harus dikeluarkan sekarang begitu banyak, tetapi kakak tidak mengizinkanku untuk bekerja membantunya. Aku hanya disuruh untuk belajar dengan rajin dan berhemat. Tanpa peintah darinya, aku akan memaksa diriku untuk berhemat. Karena memang hanya itu yang bisa aku lakukan. Aku membawa bekal dan minum ke sekolah agar tidak mengeluarkan uang jajan. Meski banyak teman yang mengejekku tapi aku tidak malu, aku mengelabuhi mereka agar mereka menyesal telah mengejekku.

“Aku tidak suka makanan yang dibuat orang lain. Sejak Ayah dan Ibu meninggal aku tidak pernah memakan makanan selain yang dibuat kakakku. Kalau sekarang aku harus membeli makanan di kantin atau memakan masakan yang lain, aku takut rasanya berbeda. Makanan ini yang membuatku bisa pintar mengalahkan kalian di kelas, kalau aku berhenti memakannya nanti aku dikalahkan kalian bagaimana. Karena kalian sudah tau rahasia kepintaranku, aku tidak akan membagi makanan ini kepada siapapun”. Kataku saat ada yang mengejekku.

Sejak memahami arti dari meninggal dunia, aku tidak pernah lagi menanyakan mereka pada kakak. Tapi, aku masih sering merasakan rindu kehadiran mereka. Mungkin yang kakak rasakan jauh lebih berat dari yang aku rasakan. Aku tidak bisa membayangkan betapa lelahnya kakakku saat itu. Setiap pagi harus menyiapkan semua keperluanku, sepulang sekolah kakak harus bekerja dan malam harinya meski begitu lelah ia tetap belajar dan mengajariku. Setiap hari harus menenangkan rengekanku untuk bertemu Ayah dan Ibu. tapi sekalipun kakak tidak pernah marah padaku. Mungkin sebenarnya kakak sangat lelah dan marah tetapi pengendalian diri yang dilakukan kakak sungguh menakjubkan. Meski kakak telah kehilangan kedua sayap di kehidupannya sejak kecil tapi kakak berusaha menjadi sayap dalam hidupku. Kakak tidak pernah menggantungkan hidupnya pada orang lain. Berharap belas kasihan orang lain karena statusnya yang yatim piatu. Kakak begitu menakjubkan. Sungguh menakjubkan. Meski kehilangan, tapi kakak berusaha bangkit. Aku baru menyadari semua kakak lakukan karena kakak menyayangiku. Tidak bisa kubayangkan jika kakak tidak peduli padaku, mungkin saja aku telah menjadi anak yang tak terurus. Terimakasih kakak kau telah menjadi sayap di hidupku, meski kau sendiri kehilangan sayap tapi kau tak membiarkan itu terjadi padaku. Terimakasih kau telah menjadi ayah, ibu, kakak sekaligus teman dan guru dalam kehidupanku.

Aku akan berusaha untuk tidak mengecewakanmu. Aku akan belajar dengan tekun dan rajin. Meski kita bukan dari keluarga terpandang aku akan berusaha dunia memandang.

 

 

#Fiksi #NulisRandom2017