Uncategorized

Erdogan – Pembangkit peradaban Islam di Masa Modern

Recep Tayyip Erdoğan lahir di IstanbulTurki26 Februari 1954. Ia adalah seorang politikus Turki yang menjabat sebagai Presiden Turki sejak 2014. Sebelumnya, ia menjabat Perdana Menteri Turki sejak 14 Maret 2003 sampai 28 Maret 2003 sampai 28 Agustus 2014. Ia juga seorang pemimpin Adalet ve Kalkinma partisi (AKP, atau partai keadilan dan Pembangunan). Pada tahun 2010, Erdogan terpilih sebagai muslim paling berpengaruh di dunia yang kedua. (Sumber :Wikipedia Indonesia)

Siapakah Erdogan sebenarnya? Dalam sebuah khutbah, Ustadz Abdul Somad, Lc, MA menjelaskan bahwa Erdogan merupakan alumni Madrasah Imam wa Khatib. Melalui sekolah imam dan khatib lolos dari penghapusan Mustafa Kemal Ataturk ini, ia dididik ilmu agama hingga menjadi pemimpin besar seperti saat ini.

Teman, di era globalisasi tokoh muslim pemberani seperti erdogan sangat kita butuhkan. Kita harus berani ketika apa yang kita bela itu memang benar dan perlu pembelaan. Kita tidak perlu takut. Tapi keberanian yang kita tunjukkan bukan asal berani dengan tangan kosong. Kita harus mempersiapkan diri dengan berbagai pengetahuan tinggi yang memadai dan kemampuan teknologi serta retorika yang mampu memberikan empati agar banyak dukungan.

Langkah – langkah nyata yang di lakukannya sangat mengguncangkan hati. sekitar tiga bulan yang lalu, untuk pertama kalinya aku mengetahui seorang tokoh Islam luar biasa bernama “Erdogan”. Saat itu ada rasa penasaran yang sangat besar di dalam otakku. Akupun mendengar penjelasannya dengan sangat seksama. Dari penjelasan yang di berikan temanku saja sudah sangat luar biasa menggetarkan hati. Segera setelah temanku pulang, aku mengetik nama “Erdogan” di youtube. Sangat banyak sekali video tentang beliau. Satu persatu aku menontonnya. Sungguh! Aku kembali merasakan rasa takjub. Keberaniaannya berpendapatnya. Kewibawaannya. Entah apa lagi yang bisa aku ungkapkan. Tokoh ini sudah sangat sulit di cari di dunia. Membela kebenaran dengan gigih tanpa memperdulikan kedudukan orang lain yang membela sesuatu yang tidak benar.

Pada masa pemerintahannya, saat Qatar diembargo oleh negara-negara Teluk, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tampil memberikan pembelaannya. Erdogan segera menelepon Emir Qatar Syaikh Tamim bin Hamad al Tsani, menyampaikan kesiapan Turki memasok seluruh kebutuhan Qatar selama diembargo.

Saat pemimpin negara lain bertekuk lutut pada Israel, Erdogan berani menunjuk wajah Shimon Peres seraya mengatakan “inilah orang yang membunuh anak-anak Palestina” lalu menghinakan pemimpin Israel itu dengan meninggalkannya.

Aku masih sangat ingat dengan baik ucapan dari temanku saat mengakhiri kisah Erdogan padaku, “Kita hidup di dunia yang sangat kejam. Semua bisa di dengar dan diakui saat kita memiliki kekuasaan tinggi. Dan kekuasaan itu bisa kita dapatkan saat kita memiliki intelektual tinggi, teknologi canggih dan retorika yang menarik empati”.

Ketika sebuah peradaban menghilang tanpa jejak memang hanya bisa di kembalikan dengan satu jalan yaitu intelektual. Karena sekarang perang bukan melalui genjatan senjata. Meski masih ada genjatan senjata yang kadang terjadi, tetapi perang dunia maya dan perang pengetahuan lebih berdampak besar pada sebuah peradaban.

 

#Tokoh #Inspirasi #Amazing

#NulisRandom2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s