Dr.Eng.Khoirul Anwar – Pembawa 4G Lite di Bumi Pertiwi

Teknologi semakin membawa pengaruh besar terhadap kehidupan manusia. Penyebaran informasi dan pemerolehan informasi menjadi sesederhana membawa ponsel berbentuk kotak kecil yang bisa di bawa dan diletakkan di saku celana. Asalkan koneksi internet cepat, semua bisa di dapat. Jaringan internet yang awalnya menjadi hambatan kini bisa teratasi dengan mudah. Di setiap desa terpencil sekalipun kini sudah bisa di rasakan kecepatan koneksi internet. Tidak bisa di pungkiri perkembangan tersebut ada karena pengaruh dari beberapa orang yang mau memperdulikan orang lain.

Ketika negara lain sudah menggunakan Long Term Evolution (LTE) sejak lama, Indonesia baru akrab dengan istilah tersebut pada awal 2014. Meski tertinggal dalam hal teknologi, tetapi Indonesia perlu bangga karena ada orang Indonesia yaitu Dr. Eng. Khoirul Anwar, penemu konsep dua Fast Fourier Transform (FFT) yang di kemudian hari dipakai dalam teknologi 4G LTE.

Berbicara sebuah inspirasi dari orang – orang besar memang terkadang terdengar aneh. Sama halnya dengan berbicara inspirasi Khoirul Anwar saat menemukan inspirasi menemukan 4G. Dari berbagai sumber di katakan bahwa Khoirul Anwar terinspirasi dari film dragon ball. Ketika inspirasi itu hanya sebuah angan yang belum terwujud, bisa saja ia mendapatkan banyak cacian dan makian tetapi ia tetap berusaha mewujudkan mimpinya itu. Sampai akhirnya ia berhasil menemukan konsep 4G dan kemudian orang – orang bersorak bertepuk tangan dan berebut menjabat tangannya.

Tapi cerita itulah yang terjadi pada diri Khoirul Anwar, dosen sekaligus peneliti asal Indonesia yang bekerja di laboratoriom Information Theory and Signal Processing, Japan Advanced Institute of Science and Technology, di Jepang. Saat terdesak karena harus mengajukan tema penelitian untuk mendapatkan dana riset, Khoirul memeras otaknya. Akhirnya ide itu muncul juga dari Dragon Ball Z, film animasi Jepang yang kerap ia tonton.Ketika Goku, tokoh utama Dragon Ball Z, hendak melayangkan jurus terdahsyatnya, ‘Genki Dama’ alias Spirit Ball, Goku akan menyerap semua energi mahluk hidup di alam, sehingga menghasilkan tenaga yang luar biasa.“Konsep itu saya turunkan formula matematikanya untuk diterapkan pada penelitian saya,” kata Khoirul, kepada VIVAnews melalui surat elektroniknya, Jumat 13 Agustus 2010.Maka inspirasi itu kini mewujud menjadi sebuah paper bertajuk “A Simple Turbo Equalization for Single Carrier Block Transmission without Guard Interval.”[1]

Dr. Prof. Khoirul Anwar (lahir di KediriJawa Timur tahun 1978) adalah seorang ilmuwan Indonesia. Ia dikenal sebagai pemilik paten teknologi broadband yang menjadi standard internasional ITU, baik untuk sistem teresterial (di bumi) maupun satelit (di luar angkasa).

Ia telah menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform (FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.

Teknologi ini (beserta modifikasinya untuk multiple access) menjadi basis dari single carrier frequency division multiple access (SC-FDMA) yang dipakai pada uplink 4G LTE. Keuntungan dari penggunaan dua FFT tersebut adalah: (1) mampu meminimalkan dinamic range power sehingga efisien dan tahan terhadap nonlinearity pada amplifier, dan (2) untuk mendapatkan efek frequency diversity (karena FFT kecil/pertama melakukan “spreading” atau redundansi yang disebar ke seluruh subcarrier di (I)FFT besar/kedua) sehingga meminimalkan error pada penerima. Teknik ini sangat bermanfaat untuk sistem komunikasi broadband yang disertai dengan channel coding (karena efek broadband menyebabkan terjadinya frequency selectivity yang baru bisa diambil manfaatnya dengan menggunakan channel coding). Teknik ini telah dipatenkan tahun 2005 dengan mendapatkan full support (dana) dari pemerintah Jepang.

Dr. Khoirul Anwar adalah anak dari pasangan (almarhum) Sudjiarto dengan Siti Patmi. Pria kelahiran Kediri ini adalah alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung, lulus dengan predikat cumlaude pada tahun 2000, wisudawan terbaik sekolah teknik elektro dan informatika (STEI) dan tiga wisudawan terbaik se-ITB tahun 2000. Sebagai bentuk penghargaan Khoirul didaulat menjadi pembicara pada wisudawan ITB, Oktober 2000. Setelah bekerja di perusahaan IT di Jakarta selama sekitar dua tahun, Khoirul kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar M. Eng pada tahun 2005 serta Dr. Eng pada tahun 2008.

Pendidikan

Penguasaan teknologi menjadi sangat penting bagi setiap orang. Banyak hal yang dapat dilakukan ketika bisa menguasai teknologi. Salah satunya yaitu programming yang menjadi bagian penting dalam mengoperasikan teknologi. DumetSchool menawarkan pelatihan pemrograman bagi yang ingin bisa menguasai teknologi dengan baik.

[1] http://bio.or.id/biografi-khoirul-anwar-penemu-4g/ Di akses pada tanggal 23 Oktober 2017

[2] https://id.wikipedia.org/wiki/Khoirul_Anwar#Pendidikan di akses pada tanggal 23 Oktober 2017.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s